FaceNews, Jombang – Warga Desa Kebontemu, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang, tengah mengeluhkan persoalan pemasangan tiang fiber optik dari PT My Republik yang terkesan asal-asalan dan diduga tanpa izin penduduk dan lingkungan setempat, Kamis (14/12/2023).
Beberapa warga Desa Kebontemu mengaku tidak pernah ada sosialisasi dan undangan terkait akan adanya pemasangan tiang fiber optik milik PT My Republik termasuk tentang ada atau tidaknya kompensasi untuk warga setempat.
“ saya gak pernah diberi tau mas, kalo ada pemasangan tiang itu, dapat uang kompensasi atau tidak saya juga gak tau “, ungkap warga yang enggan disebut nama.
Lebih lanjut, salah seorang warga terdampak yang di depan halaman rumahnya telah ditanami tiang fiber optik internet wifi tersebut, mengaku kesal dan geram lantaran tiang yang dipasang tersebut mengganggu aktifitas dan akses jalannya.
“ kesal sekali saya mas, karena kemaren saya sudah peringatkan untuk tidak dipasang disitu dan harusnya musyawarah dulu, karena posisi itu sangat mengganggu akses jalan keluar masuk kendaraan ke arah rumah saya “, lanjut warga.
Dalam wawancara terpisah Kepala Desa Kebontemu Sirojul Munir menegaskan bahwa Pt My Republic sudah melalui beberapa izin di pemerintahan Desanya, namun tidak memberikan kompensasi untuk warga.
“ dari pihak Pt sudah datang ke kantor dan minta ijin untuk pemasangan dan komersial jaringan wifi di wilayah pemerintahan Desa saya, namun tidak ada kompensasi untuk warga terdampak mas”, pungkas kades dalam chat whatsapp. (red)














