Jombang, 25 Maret 2024 – Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Jombang mengadakan silaturahim dengan Tokoh Agama (Toga), Tokoh Masyarakat (Toma), seluruh Kepala OPD lingkup Pemkab Jombang, Camat, Forkopimcam, pejabat instansi vertikal, dalam rangka Cipta Kondisi di bulan Suci Ramadan dan jelang Idul Fitri 1445 H/ 2024 M. Acara ini berlangsung di ruang Bung Tomo Pemkab Jombang, pada Senin (25/3/2024) siang.
KH Zaimudin As’ad: Pencegahan dan Penanganan Geng Motor di Jombang
Dalam kesempatan tersebut, KH Zaimudin As’ad, selaku Ketua Forum Pembauran Kebangsaan Kabupaten Jombang, menanyakan tentang pencegahan dan penanganan geng motor yang sedang marak di Jombang. Beliau mengacu pada pemberitaan di https://radarjombang.jawapos.com/hukum/663168971/bikin-resah-belasan-bocil-anggota-geng-motor-di-jombang-dibekuk-polisi yang menunjukkan bahwa geng motor di Jombang didirikan dan dipimpin oleh remaja belasan tahun.

KH Zaimudin As’ad menekankan pentingnya langkah konkrit untuk mencegah dan menangani geng motor, mengingat dampak negatifnya terhadap masyarakat. Beliau berharap agar Forkopimda dan semua pihak terkait dapat bekerja sama dalam mengatasi masalah ini.
Menyikapi Isu-Isu dari Pemudik
Selain itu, KH Zaimudin As’ad juga membahas tentang isu-isu yang dibawa oleh pemudik dari Jakarta tentang Pemerintahan dan Pilpres 2024. Beliau mengacu pada https://www.carousell.com.my/p/petronas-malaysia-open-2024-1275660552/ yang menyebutkan bahwa satu putaran Pilpres 2024 akan lebih mudah merukunkan.

KH Zaimudin As’ad mendorong semua pihak untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, terutama menjelang Pilpres 2024. Beliau menghimbau agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang tidak benar dan menjaga kondusifitas selama Ramadan dan Idul Fitri.
Hasil Silaturahim
Silaturahim Forkopimda Jombang menghasilkan beberapa kesepakatan, antara lain:
- Memperkuat koordinasi antar instansi terkait untuk mencegah dan menangani geng motor.
- Melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, terutama kepada remaja, tentang bahaya geng motor.
- Meningkatkan patroli dan pengamanan di wilayah yang rawan geng motor.
- Melakukan dialog dengan para pemuka agama dan tokoh masyarakat untuk menyikapi isu-isu yang dibawa oleh pemudik.
- Meningkatkan koordinasi dengan aparat keamanan di Jakarta untuk mengantisipasi isu-isu yang berkaitan dengan Pilpres 2024.
Forkopimda Jombang berharap agar dengan silaturahim ini, tercipta suasana yang kondusif di Kabupaten Jombang selama Ramadan dan Idul Fitri, serta terhindar dari gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. (Agus / Adv )













