Beranda Hukrim Fakta Baru Kasus Smart Wallet di Jombang, Keuntungan Dijadikan Modal Pemilu?

Fakta Baru Kasus Smart Wallet di Jombang, Keuntungan Dijadikan Modal Pemilu?

242
0
Anggota Dewan, Achmad Tohari (sebelah kanan)

indonesiafacenews.id – Kasus investasi bodong berkedok trading smart wallet di Kabupaten Jombang Jawa Timur mulai muncul fakta baru.

Fakta tersebut diungkapkan oleh Mutakim, salah satu member yang diajak oleh leader Ahmad Tohari salah satu anggota DPRD Kabupaten Jombang.

Mutakin mengaku sebagai bawahan dari Tohari, yang mengajaknya ikut smart wallet adalah Tohari.

“Saya ikut sw juga ajakan Pak Tohari. Semua orang yang ikut juga ajakan Pak Tohari disini,” terang Mutakim saat dikonfirmasi melalui sambungan Whatsapp, Kamis (18/4/2024).

Mutakim menyatakan dia mengajak sebanyak 18 orang dan semua itu merupakan arahan dari leader smart wallet Ahmad Tohari.

Setelah kasus investasi smart wallet mencuat ke publik, Mutakim mengaku sudah tidak mau ribet dengan urusan smart wallet.

Mutakim mengaku telah mengeluarkan uang dan rugi banyak gara-gara diajak menjadi member smart wallet oleh Tohari.

“Saya sudah tidak mau ribet urusan smart wallet pak, saya habis banyak, pengen kerja yang bener-bener saja. Gara-gara Tohari hancur semua,” kesalnya.

Saat disinggung keuntungan yang telah didapatkan dari aplikasi smart wallet, Mutakim mengaku tidak pernah mengambil, sehingga sama sekali belum ada keuntungan.

“Pak Tohari yang punya keuntungan banyak,” jelasnya.

Bahkan, Mutakim menegaskan jika hasil dari smart wallet digunakan untuk biaya Pemilu legislatif oleh Tohari.

“Dipakai biaya Pemilu, hasil dari sw,” tegasnya.

Dia menyebut, bahwa Tohari selaku leader smart wallet memiliki saldo banyak dan sering melakukan pencairan.

“Saldonya banyak, keuntungannya banyak, sering ngambil,” tandasnya.

Hingga berita ini diunggah, redaksi masih berusaha melakukan konfirmasi ke leader smart wallet Jombang Ahmad Tohari. (red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini