
Jombang | Indonesiafacenews.id – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-79, Desa.megaluh dsn.kedung urip mengadakan serangkaian acara yang menarik dan meriah melalui kegiatan Gebyar Merdeka. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan semangat kebersamaan dan nasionalisme dan mempererat silaturahim dengan warga Dsn.kedung urip Dsa.Megaluh. Minggu Pahing, (18/08/2024).
Doa bersama dan bersholawat
adalah yang akan dilaksanakan pada hari sabtu,17.agustus 2024. Acara ini akan dimulai pukul 18.00 WIB di depan rmh kepala dsn mas.imron Dsn.kedung urip. Dsa.megaluh.Di selah selah sholawat berkumandang setelah mahalul kiyam sambutan tokoh agama oleh H.Mahmud firdaus
Yang saya hormati Bapak/Ibu sekalian,
Para tamu undangan,
Dan seluruh warga masyarakat yang hadir malam ini,
Selamat malam dan selamat datang dalam acara malam tirakatan untuk memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-79. Malam ini, kita berkumpul dalam suasana yang penuh rasa syukur dan kekhidmatan untuk mengenang dan merayakan kemerdekaan yang telah kita raih bersama.
Pada malam yang istimewa ini, marilah kita sejenak menundukkan kepala dan merenungkan kembali perjuangan luar biasa yang telah dilakukan oleh para pahlawan kita. Mereka telah mengorbankan segalanya demi kemerdekaan yang kita nikmati hari ini. Setiap detik kemerdekaan adalah hasil dari darah, keringat, dan air mata mereka. Sebagai penerus perjuangan mereka, adalah tanggung jawab kita untuk meneruskan semangat perjuangan tersebut dengan cara yang sesuai dengan zaman kita.
Kemerdekaan bukan hanya soal hari yang dirayakan, tetapi tentang bagaimana kita menjaga dan merawatnya. Malam tirakatan ini adalah kesempatan untuk memperkuat ikatan persatuan dan kesatuan kita. Dalam keberagaman budaya, suku, dan agama yang ada di negeri ini, kita harus tetap bersatu dalam semangat kebangsaan. Keberagaman adalah kekuatan kita, dan persatuan adalah kunci untuk menjaga kedamaian dan kemajuan bangsa.
Mari kita gunakan momen malam ini untuk saling mengingatkan pentingnya kebersamaan dan saling mendukung dalam setiap langkah kita. Dengan semangat persatuan dan kesatuan, kita dapat menghadapi berbagai tantangan dan memajukan bangsa ini menuju masa depan yang lebih baik.
Saya berharap, semangat kemerdekaan yang kita bangkitkan malam ini dapat memotivasi kita untuk terus berkontribusi dalam membangun negeri ini. Marilah kita semua menjaga rasa kebangsaan dan melanjutkan perjuangan para pahlawan dengan cara yang positif dan bermanfaat bagi masyarakat dan negara.
Sekian sambutan dari saya. Terima kasih atas kehadiran dan perhatian Bapak/Ibu sekalian.
Acara dalam rangkaian Gebyar Merdeka Jalan sehat yang dilaksanakan pada hari Minggu, 18 Agustus 2024. Kegiatan ini akan dimulai pukul 06.30 WIB dengan rute yang telah ditentukan di sekitar Desa Megaluh Jalan sehat ini bukan hanya sekadar berjalan santai, namun juga diisi dengan berbagai kreativitas warga yang ditampilkan selama perjalanan.

Lomba volly unik malam hari
Salah satunya dengan menggelar lomba bola voli yang terbilang unik, sebab tak seperti bola voli pada umumnya.depan masjid dahrul mutaqin belakang rumah.mas imron.Permainan bola voli yang pakai terpal, bukan net berjaring hingga pemain tak melihat datangnya arah bola.
Selain net tertutup para pemainya juga harus menggunakan daster, pergerakannya pun terbatas.
Belum lagi para pemainya itu berasal dari kalangan orang tua, sehingga semakin menarik perhatian.

Lomba anak anak..
Lomba 17 Agustus Anak TK-SD di Sekolah warga dusun kedung urip..
yang Lucu dan Seru
Lomba balap bakiak
Lomba pecah balon air
Lomba tahan ketawa
Lomba memasukkan pensil atau paku ke botol
Lomba joget balon
Lomba mengambil koin di buah semangka
Lomba mengambil koin di tepung menggunakan mulut
Lomba estafet pindah air
Lomba menumbuk sandal
Lomba melipat bendera
Lomba mengisi air dengan tangan
Lomba makan biskuit dari dahi
Lomba memindahkan air dengan tangan
Lomba membuat pesawat kertas
Lomba pertandingan sepak bola
Lomba memindahkan air dengan spons
Lomba memecahkan balon dengan mata tertutup,
Ujar Miftah. (thil)
















